Bisnis Lawan Pandemik, Inovasi Senjatanya!

Bisnis Lawan Pandemik, Inovasi Senjatanya!

Pandemik global Covid-19 telah memberikan pukulan keras bagi perekonomian dunia di awal tahun 2020. Seperti efek domino, dapat dikatakan semua sektor mengalami dampak dari pandemik ini. Mulai dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga industri raksasa seperti tekstil. Tidak sedikit bisnis yang terpaksa melakukan pengurangan gaji karyawan, PHK, bahkan penutupan. Fenomena ini menjadi wake-up call bagi pengusaha maupun pemerintah. Diperlukan strategi dan inovasi yang sigap, tepat guna, dan efektif agar aktivitas bisnis tetap terjaga.

Sebagai contoh, industri perfilman mancanegara yang terbentur penutupan bioskop besar-besaran di seluruh dunia. Film-film yang dijadwalkan tayang tahun ini terpaksa menunda perilisan. Alternatif distribusi film saat ini yaitu layanan VoD (Video on Demand). Film dirilis di platform seperti iTunes, Amazon Prime, dan Google Play untuk mengembalikan biaya produksi.

Contoh lainnya yaitu layanan pengantaran makanan. Layanan ini kian diminati karena orang-orang lebih memilih makan di rumah. Namun, sebagian orang juga menghindarinya karena potensi penyebaran virus melalui kurir. Untuk menyiasatinya, diadakan inovasi contactless delivery (pengiriman tanpa kontak). Konsumen dapat meminta kurir untuk meletakkan pesanan di depan pintu rumah sehingga tidak terjadi kontak.

Belum lagi, restoran dan berbagai toko yang berlomba-lomba menyediakan layanan pengantaran dan promo untuk mendongkrak penjualan. Sekolah, ibadah, konser musik, hingga pertandingan olahraga pun ramai-ramai beralih ke platform online. Bagaimanapun, kehidupan harus terus berjalan.

Strategi, riset, dan inovasi bersifat dinamis dan mengikuti situasi terkini. Bisnis yang tidak siap dan terlambat dalam menanggapi situasi tak terduga manapun akan mengalami “seleksi alam”.

Pandemik Covid-19 ini memberikan kita pelajaran berharga. Tidak ada yang bersifat tetap dan dapat diprediksi dewasa ini, termasuk dalam ekonomi dan bisnis. Dalam sekejap mata, industri raksasa pun dapat gulung tikar. Kesiapan untuk selalu mengantisipasi keadaan menjadi krusial bagi bisnis manapun. Research and development (R&D) menjadi lebih penting dari sebelumnya. Pengalaman dan pengetahuan yang terakumulasi melalui aktivitas R&D akan meningkatkan inovasi bisnis (Brouwer et Kleinknecht, 1996).

Entah kapan pandemik ini akan mereda dan keadaan menjadi kembali normal, jika itu mungkin. Bagaimanapun keadaan pascapandemik nanti, semua sektor bisnis dan masyarakat perlu bersiap dalam menghadapi era baru. Era baru, dimana segala sesuatunya mungkin tidak akan sama lagi.

Leave a Reply

Close Menu