Analisis Total Cost of Ownership (TCO): Epoxy vs Material Lantai Lain (Vinyl, Keramik, PU Crete, dll)

Dalam dunia industri, pemilihan material lantai tidak bisa hanya dilihat dari harga awal. Banyak perusahaan kini menilai Total Cost of Ownership (TCO) — total biaya kepemilikan lantai sepanjang masa pakainya — untuk menentukan mana yang paling hemat dan berkelanjutan. (baca juga: harga epoxy lantai per meter)

Artikel ini membandingkan epoxy, vinyl, keramik, dan PU Crete berdasarkan biaya, ketahanan, dan efisiensi jangka panjang.

persiapan sebelum epoxy

Apa Itu Total Cost of Ownership (TCO)?

Total Cost of Ownership epoxy mencakup seluruh biaya yang muncul dari awal pemasangan hingga penggantian lantai.


Rumus sederhananya:

TCO = Biaya Awal + Perawatan + Perbaikan + Downtime + Penggantian

Dengan pendekatan ini, material dengan harga murah di awal belum tentu ekonomis di jangka panjang.


1. Biaya Awal Pemasangan

MaterialEstimasi Biaya Awal (per m²)*Keterangan
EpoxyRp 200.000 – Rp 600.000Daya rekat tinggi, seamless, tahan kimia
VinylRp 150.000 – Rp 250.000Ringan, mudah rusak, tidak tahan beban berat
KeramikRp 180.000 – Rp 350.000Tampilan rapi, tapi mudah retak
PU CreteRp 400.000 – Rp 600.000Tahan suhu ekstrem, cocok untuk area basah

*Estimasi harga 2025 – industri umum

Epoxy memberikan keseimbangan antara harga dan performa, menjadikannya pilihan paling ekonomis untuk area industri. (Baca Juga: Seberapa penting epoxy lantai untuk dunia industri?)


2. Biaya Perawatan & Downtime

MaterialFrekuensi PerawatanBiaya Tahunan (Rata-rata)Downtime
EpoxyMinimalRp 5.000 – Rp 10.000/m²Sangat rendah
VinylSeringRp 20.000 – Rp 30.000/m²Sedang
KeramikSedangRp 15.000 – Rp 25.000/m²Sedang
PU CreteRendahRp 10.000 – Rp 15.000/m²Rendah

Permukaan epoxy yang seamless membuatnya lebih mudah dibersihkan dan tidak membutuhkan grout seperti keramik.


3. Umur Pakai dan Ketahanan

MaterialUmur PakaiKetahanan KimiaKetahanan Beban Berat
Epoxy10–15 tahunSangat baikSangat baik
Vinyl3–5 tahunLemahRendah
Keramik5–8 tahunSedangMudah retak
PU Crete15–20 tahunSangat baikSangat baik

Epoxy menawarkan umur pakai panjang dengan biaya perawatan rendah, ideal untuk industri manufaktur, logistik, atau fasilitas otomotif.


4. Simulasi Total Cost of Ownership (10 Tahun, 1.000 m²)

MaterialBiaya AwalBiaya Perawatan (10 thn)Biaya PenggantianTotal TCO
EpoxyRp 300 jutaRp 10 jutaRp 310 juta
VinylRp 200 jutaRp 50 jutaRp 200 jutaRp 450 juta
KeramikRp 250 jutaRp 30 jutaRp 100 jutaRp 380 juta
PU CreteRp 500 jutaRp 20 jutaRp 520 juta

💡 Kesimpulan: Dalam jangka waktu 10 tahun, nilai total cost of ownership epoxy menunjukan nilai terendah — hal ini akan memberikan keseimbangan terbaik antara biaya, ketahanan, dan estetika.


5. Keuntungan Tambahan dari Lantai Epoxy

Selain efisiensi biaya, epoxy memiliki manfaat tambahan:

  • Anti-slip dan aman untuk area kerja sibuk
  • Tahan bahan kimia dan tumpahan cairan
  • Permukaan halus dan higienis
  • Tampilan profesional meningkatkan citra fasilitas
  • Aplikasi cepat, mengurangi downtime produksi

Kesimpulan

Analisis TCO menunjukkan bahwa lantai epoxy adalah investasi cerdas bagi perusahaan yang menginginkan efisiensi biaya jangka panjang, durabilitas tinggi, dan tampilan modern.

Dengan sistem epoxy berkualitas seperti Ezzer, Anda tidak hanya menghemat biaya perawatan, tetapi juga meningkatkan performa dan keselamatan di area kerja.


Ezzer– Industrial Coating Solutions
Ezzer menghadirkan sistem epoxy terbaik untuk berbagai kebutuhan industri, transportasi, hingga fasilitas food-grade.

📞 Hubungi tim Ezzer untuk konsultasi teknis dan perhitungan TCO sesuai kebutuhan proyek Anda.

Tanyakan Lebih Detail Tentang Epoxy Disini

Nullam quis risus eget urna mollis ornare vel eu leo. Aenean lacinia bibendum nulla sed 

Nullam quis risus eget urna mollis ornare vel eu leo. Aenean lacinia bibendum nulla sed